Perubahan paradigma pendidikan di era globalisasi ini menuntut adanya perubahan pola pikir bagi guru. Guru harus mengantisipasi dan mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan yang berorientasi pada pembelajaran berbasis peserta didik.
Perubahan pola pikir bagi guru dalam mengelola kelas dan melaksanakan proses pembelajaran guru dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam melakukan perubahan-perubahan dalam rangka meningkatkan mutu layanan pendidikan khususnya layanan proses pembelajaran. Tuntutan ini merupakan implikasi dari perubahan reorientasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru mata pelajaran. Oleh karenanya kehadiran MGMP sangat dibutuhkan dalam kerangka mengembangkan keprofesionalan guru sebagai ujung tombak perubahan pendidikan.
Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP ) merupakan merupakan suatu wadah asosiasi atau perkumpulan bagi guru mata pelajaran yang berada di suatu sanggar, kabupaten/kota yang berfungsi sebagai sarana untuk saling berkomunikasi, belajar, dan bertukar pikiran dan pengalaman dalam rangka meningkatkan kinerja guru sebagai praktisi/pelaku perubahan reorientasi pembelajaran di kelas. Organisasi ini bersifat mandiri dan terbuka bagi semua guru mata pelajaran baik yang berstatus pegawai negeri sipil, guru tidak tetap, dan guru pada sekolah swasta yang berada dilingkungan wilayah kabupaten/kota.
MGMP Kimia salah satunya dibentuk untuk berpartisipasi membantu peningkatan kualitas pendidikan di Kota Banjarbaru pada umumnya dan meningkatkan kinerja guru mata pelajaran Kimia yang siap pakai sesuai dengan perubahan paradigma pendidikan di era globalisasi pada khususnya. Dalam pelaksanaanya MGMP Kimia Banjarbaru mengacu pada roh kegiatan sesuai dengan tujuan, fungsi dan program kegiatan.
Tujuan.
1. Memotivasi guru guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam merencanakan, melaksanakan, dan membuat evaluasi program pembelajaran dalam rangka meningkatkan keyakinan diri sebagai guru profesional
2. Meningkatkan kemampuan dan kemahiran guru dalam melaksanakan pembelajaran sehingga dapat menunjang usaha peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan.
3. Mendiskusikan permasalahan yang dihadapi dan dialami oleh guru dalam melaksanakan tugas sehari-hari dan mencari solusi alternatif pemecahannya sesuai dengan karakteristik kondisi sekolah dan lingkungannya.
4. Membantu guru memperoleh informasi teknis edukatif yang berkaitan dengan kegiatan ilmu pengetahuan dan teknologi, kegiatan kurikulum, metodologi, dan sistem penilaian.
5. Meningkatkan kemampuan untuk merumuskan agenda reformasi sekolah (school reform), khususnya focus classroom reform, sehingga berproses pada reorientasi pembelajaran yang efektif.
Fungsi.
1. Menyusun program jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek serta mengatur jadwal dan tempat kegiatan secara rutin.
2. Memotivasi para guru untuk mengikuti kegiatan MGMP secara rutin, baik di tingkat sekolah maupun kota
3. Meningkatkan mutu kompetensi profesionalisme guru dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran di kelas, sehingga mampu mengupayakan peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan di sekolah
4. Mengembangkan program layanan supervisi akademik klinis yang berkaitan dengan pembelajaran yang efektif.
5. Mengembangkan silabus, Program Tahunan (Prota), Program Semester (Prosem), Program penilaian, kisi-kisi soal , pembuatan soal dan analisis soal.
6. Mengupayakan lokakarya, workshop dan sejenisnya atas dasar inovasi manajemen kelas, manajemen pembelajaran efektif.
7. Mengembangkan pembelajaran berbasis TIK.
8. Melaporkan hasil kegiatan MGMP ke Disdik Kota Banjarbaru.
Manfaat
Manfaat yang diharapkan adalah sebagai berikut:
a. Manfaat Teoritis (Bagi Pengembangan Keilmuan)
- Dapat menjadi bahan kajian dan pengembangan keilmuan administrasi pendidikan.
- Dapat memberikan stimulus terhadap manfaat MGMP terhadap profesionalisme guru.
b. Manfaat Praktis (Bagi Pemimpin Pendidikan, Peneliti, dan Guru)
- menjadi masukan bagi pemimpin pendidikan dalam hal bagaimana meningkatkan
Manfaat yang diharapkan adalah sebagai berikut:
a. Manfaat Teoritis (Bagi Pengembangan Keilmuan)
- Dapat menjadi bahan kajian dan pengembangan keilmuan administrasi pendidikan.
- Dapat memberikan stimulus terhadap manfaat MGMP terhadap profesionalisme guru.
b. Manfaat Praktis (Bagi Pemimpin Pendidikan, Peneliti, dan Guru)
- menjadi masukan bagi pemimpin pendidikan dalam hal bagaimana meningkatkan
profesionalisme guru melalui forum MGMP.
- Menjadi masukan bagi pemimpin pendidikan dalam hal bagaimana upaya-upaya yang
- Menjadi masukan bagi pemimpin pendidikan dalam hal bagaimana upaya-upaya yang
memungkinkan dilakukan dalam meningkatkan profesionalisme guru yang berorientasi
pada peningkatan mutu pendidikan.
- Menjadi masukan bagi peneliti di bidang pendidikan dalam hal bagaimana meningkatkan
- Menjadi masukan bagi peneliti di bidang pendidikan dalam hal bagaimana meningkatkan
profesionalisme guru.
- Menjadi masukan bagi guru dalam hal bagaimana meningkatkan profesionalismenya.
- Menjadi masukan bagi guru dalam hal bagaimana meningkatkan profesionalismenya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar